<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>[Prepare :] - online</title>
	<atom:link href="http://prepareonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://prepareonline.wordpress.com</link>
	<description>Bacaannya anak muda GPIA Immanuel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 14:38:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='prepareonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>[Prepare :] - online</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://prepareonline.wordpress.com/osd.xml" title="[Prepare :] - online" />
	<atom:link rel='hub' href='http://prepareonline.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kisah Pohon Apel</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/kisah-pohon-apel/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/kisah-pohon-apel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 14:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreLife]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=44&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. &#8220;Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,&#8221; pinta pohon apel itu.<br />
&#8220;Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi.&#8221; jawab anak lelaki itu &#8220;Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.&#8221;<br />
Pohon apel itu menyahut, &#8220;Duh, maaf aku pun tak punya uang&#8230; Tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.&#8221;</p>
<p>Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih. Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. &#8220;Ayo bermain-main denganku lagi.&#8221; kata pohon apel.<br />
&#8220;Aku tak punya waktu,&#8221; jawab anak lelaki itu. &#8220;Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?&#8221;<br />
&#8220;Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu.&#8221; kata pohon apel.</p>
<p>Kemudian, Anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang. Tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih. Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. &#8220;Ayo bermain-main lagi denganku.&#8221; kata pohon apel.<br />
&#8220;Aku sedih, &#8220;kata anak lelaki itu. &#8220;Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?&#8221;<br />
&#8220;Duh, maaf aku tak punya kapal. Tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.&#8221;</p>
<p>Kemudian, Anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu. Akhirnya, Anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.<br />
&#8220;Maaf, anakku,&#8221; kata pohon apel itu. &#8220;Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.&#8221;<br />
&#8220;Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu.&#8221; jawab anak lelaki itu.<br />
&#8220;Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat.&#8221; kata pohon apel.<br />
&#8220;Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu.&#8221; jawab anak lelaki itu.<br />
&#8220;Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini.&#8221; kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.<br />
&#8220;Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang.&#8221; kata anak lelaki.<br />
&#8220;Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.&#8221;<br />
&#8220;Oooh, bagus sekali. Tahukah kau &#8230; Akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari&#8230; Marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.&#8221;<br />
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.</p>
<p>Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada disana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Kita mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, Akan tetapi begitulah cara kebanyakan dari kita memperlakukan orang tua kita. Lihatlah diri kita masing-masing &#8230;Mudah-mudahan kita tidak termasuk dari bagian cerita di atas ** (source: sahabatkristen)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=44&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/kisah-pohon-apel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadi Sukses Yukk..</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/jadi-sukses-yukk/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/jadi-sukses-yukk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 14:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreTips]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Everyone pasti kepingin sukses, tapi kita kudu tahu kalo sukses itu nggak turun dari langit begitu aja. Apalagi sekarang kan taon baru nih, perlu ada usaha buat ngeraih sukses itu. Tuhan memang udah sediakan masa depan yang penuh harapan, tapi Ia mau, supaya kita bertindak untuk ngeraih sukses itu. Nggak cuma duduk diam aja. Nah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=41&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Everyone pasti kepingin sukses, tapi kita kudu tahu kalo sukses itu nggak turun dari langit begitu aja. Apalagi sekarang kan taon baru nih, perlu ada usaha buat ngeraih sukses itu. Tuhan memang udah sediakan masa depan yang penuh harapan, tapi Ia mau, supaya kita bertindak untuk ngeraih sukses itu. Nggak cuma duduk diam aja. Nah, berikut ada beberapa tips buat kamu.</p>
<p><strong>Sukses adalah rancangan Tuhan buat anak-anakNya</strong><br />
So, jangan pernah menyerah dan berhenti untuk ngeraih sukses, yang udah Tuhan sediakan bagimu<br />
(Yeremia 29:11)</p>
<p><strong>Sukses tidak datang begitu saja.</strong><br />
Yang satu ini kita harus tahu banget, supaya dari awal kita tahu kalo ternyata kita harus usaha dan gak cuma menunggu aja.<br />
(Amsal 13:4)</p>
<p><strong>Don&#8217;t waste time</strong><br />
Lakukan apa yang harus kita lakukan, buat ngeraih sukses yang udah Tuhan sediakan bagi kita. Waktu terus berjalan dan waktu kita juga gak banyak, jangan sampe kita kehilangan kesempatan buat ngeraih sukses. So be wise.<br />
(Efesus 5:15-16; Mazmur 90:12)</p>
<p><strong>Sukses butuh perjuangan.</strong><br />
Ada harga yang harus dibayar. Butuh kerajinan, kerja keras, dan ketekunan, untuk meraih sukses. Kalo kita gak mau bayar harga? Silakan gigit jari (2 Tes 3:10).</p>
<p><strong>Sukses butuh campur tangan Tuhan</strong><br />
Buat ngeraih masa depan yang sukses, kita mutlak butuh campur tangan tuhan. Sebab, tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya sendiri, kalau tidak dikaruniakan dari sorga. (Yohanes 3:27)</p>
<p><strong>Sukses diawali dengan belajar</strong><br />
Bukan cuma di sekolah atao di tempat formal. Yang namanya belajar, bisa dimana aja dan kapa aja, yang pasti seumur hidup. Amsal 19:2 bilang, &#8220;tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik..&#8221; ** (STRF)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=41&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/jadi-sukses-yukk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Virus Yang Mematikan Potensi</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/virus-yang-mematikan-potensi/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/virus-yang-mematikan-potensi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 14:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreLife]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Punya komputer di rumah? Pernah nggak komputernya kena virus? Hehehe.. Kayaknya sebagian besar pemilik komputer pasti pernah kena &#8220;makhluk menyebalkan&#8221; ini. Ya. Si Virus ini bisa bikin komputer kita &#8220;matot&#8221; alias mati total. Walaupun hardware komputer sebenarnya nggak ada yang rusak, tapi karena si &#8220;virus&#8221; ini, semua jadi ga bisa berfungsi.Demikian juga ada banyak orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=39&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Punya komputer di rumah? Pernah nggak komputernya kena virus? Hehehe.. Kayaknya sebagian besar pemilik komputer pasti pernah kena &#8220;makhluk menyebalkan&#8221; ini. Ya. Si Virus ini bisa bikin komputer kita &#8220;matot&#8221; alias mati total. Walaupun hardware komputer sebenarnya nggak ada yang rusak, tapi karena si &#8220;virus&#8221; ini, semua jadi ga bisa berfungsi.Demikian juga ada banyak orang yang gagal bukan karena tidak memiliki potensi untuk berhasil, karena pada dasarnya Tuhan telah memberikan banyak potensi dalam diri setiap orang. Tetapi karena kemasukan ‘virus&#8217;, seringkali potensi-potensi besar yang terpendam tidak bisa muncul.</p>
<p>Salah satu virus yang paling mematikan yaitu virus mencari-cari alasan. Orang yang terkena virus ini akan mempunyai 1001 macam alasan untuk menyatakan kenapa mereka nggak berhasil. Itulah yang membedakan orang berhasil dan gagal. Orang yang gagal nggak akan kemana-mana dan nggak mempunyai rencana untuk kemana-mana karena dia selalu mempunyai setumpuk alasan di dalam hidupnya.</p>
<p>Coba deh perhatikan hidup orang sukses. Kita akan melihat bahwa mereka tidak menyediakan alasan untuk tidak berusaha mengatasi kegagalan dalam hidupnya. Orang sukses adalah mereka yang sudah pernah berkali-kali mengalami kegagalan tetapi tidak menjadikan kegagalannya sebagai alasan untuk tidak bangkit dan maju lagi.</p>
<p>Presiden Abraham Lincoln adalah salah satu contohnya. Ia lahir dari keluarga miskin dan hidupnya penuh dengan kegagalan, tetapi akhirnya dia berhasil menjadi presiden Amerika. Berikut ini adalah daftar kegagalannya:<br />
1831 &#8211; Bangkrut dalam usahanya<br />
1832 &#8211; Kalah dalam pemilihan lokal<br />
1833 &#8211; Kembali mengalami kegagalan dalam usahanya<br />
1835 &#8211; Istrinya meninggal dunia<br />
1836 &#8211; Ia mengalami stress &amp; menderita tekanan mental sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa<br />
1837 &#8211; Kalah dalam lomba pidato<br />
1840 &#8211; Gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika<br />
1842 &#8211; Kalah untuk duduk sebagai anggota kongres Amerika Serikat<br />
1848 &#8211; Kalah lagi di kongres<br />
1855 &#8211; Kalah lagi di senat Amerika Serikat<br />
1856 &#8211; Gagal dalam pemilihan Wakil Presiden Amerika Serikat<br />
1858 &#8211; Gagal lagi di senat Amerika Serikat<br />
1860 &#8211; Akhirnya berhasil terpilih sebagai Presiden Amerika SerikatJames T. Adam berkata bahwa, &#8220;Lincoln menjadi besar bukan karena dilahirkan di pondok kayu, tetapi karena dia berhasil keluar dari pondok kayu&#8221;.</p>
<p>Contoh lainnya adalah Lance Amstrong yang menderita sakit kanker prostat, tetapi ia bisa menjuarai balap sepeda Tour de France lima kali berturut-turut. Mengapa? Karena ia tidak menjadikan sakit kanker prostatnya sebagai alasan untuk tidak berjuang lagi.Seperti penyakit lainnya, virus mencari-cari alasan akan menjadi semakin buruk bila tidak ditangani dengan baik. Ia akan menggerogoti kehidupan seseorang sampai akhirnya tidak berfungsi lagi. Karena itu jika selama ini Anda termasuk orang yang suka mencari-cari alasan, ubahlah sikap Anda. Jangan suka mencari-cari alasan lagi, tapi sebaliknya carilah jalan keluar dengan pertolongan Tuhan. Bangkitlah dari kegagalan karena kegagalan hanyalah merupakan batu loncatan menuju keberhasilan. Selamat meraih kesuksesan! ** (source: jawaban)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=39&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/virus-yang-mematikan-potensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tetaplah Berlari</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/tetaplah-berlari/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/tetaplah-berlari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 14:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreLife]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[AnakKu yang terkasih, Aku hampir tidak percaya ketika membaca suratmu. Bukankah baru beberapa minggu yang lalu engkau berjanji tidak akan menyerah? Aku tahu, mungkin minggu-minggu ini terasa sangat sulit bagimu, tapi, anakKu, kuatkan hatimu. Tetaplah berlari dalam track yang sudah kusediakan karena Aku tahu yang terbaik bagimu. Bila kau merasa lelah, berhentilah sejenak, ambil roti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=37&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AnakKu yang terkasih,</p>
<p>Aku hampir tidak percaya ketika membaca suratmu. Bukankah baru beberapa minggu yang lalu engkau berjanji tidak akan menyerah? Aku tahu, mungkin minggu-minggu ini terasa sangat sulit bagimu, tapi, anakKu, kuatkan hatimu. Tetaplah berlari dalam track yang sudah kusediakan karena Aku tahu yang terbaik bagimu. Bila kau merasa lelah, berhentilah sejenak, ambil roti dan air hidup yang PutraKu telah tawarkan dan makanlah. Aku yakin, setelah kau mendapatkan keduanya, kau akan merasa segar kembali. Setelah itu, tarik nafas dalam-dalam dan mulai langkahkan kakimu untuk bergerak maju. Fokuskan pandanganmu pada apa yang ada di depanmu, pada tujuan yang kau miliki, yaitu menyelesaikan perlombaan dan menjadi juara.</p>
<p>Buanglah kemarahan dan sakit hati yang menghantui pikiranmu. Amarah dan sakit hati itu tidak ada gunanya, hanya menguras tenaga dan menghambatmu mencapai tujuan. Terkadang Aku mengijinkan hal-hal yang buruk terjadi karena Aku ingin melatihmu. Aku ingin kaki-kakimu menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Dengan begitu engkau dapat berlari dengan lebih cepat. Berhentilah mengasihani dirimu sendiri, berdirilah tegap, dan punyailah mental seorang pemenang. Seorang pemenang, bukan dilihat dari berapa kali ia sukses meraih gelar juara. Di mataKu, seorang pemenang adalah seorang yang tidak pernah menyerah terhadap kegagalan, yang mau bangkit setiap kali ia jatuh. Karena itu, jangan pernah menyerah ketika kau jatuh tersandung kerikil-kerikil di sepanjang jalanmu. Jangan pula kau merasa malu terhadap dirimu sendiri. Angkat kepalamu dan teruskan perjalananmu mencapai finish.</p>
<p>Ketika pertandingan dimulai, Kuharap kau bisa mengacuhkan omongan orang-orang yang menonton di bangku stadion. Jangan merasa sombong karena pujian atau karena kau diunggulkan. Pujian dan pengagungan yang keluar dari mulut mereka terkadang hanya sekedar basa-basi di depan para juara. Tak jarang, kata-kata manis itu akan segera berubah menjadi kritikan pedas dan kecaman ketika para juara itu gagal. Karena itu, kau juga tidak perlu risau ketika mendengar pernyataan-pernyataan skeptis yang mengatakan engkau pasti kalah. Kau bukan bertanding atas kemauan mereka. Kau juga tidak hidup berdasarkan omongan mereka. Pelari yang berpengalaman tahu akan hal itu. Karena itu, tidak usah pusing dengan perkataan-perkataan mereka. Fokuskan pikiranmu pada tujuan yang semula, bukan untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dari orang lain, tapi untuk menyelesaikan pertandingan. Aku, Pelatihmu, tidak pernah meragukan kemampuan yang kau miliki. Aku tahu seberapa besar potensi yang ada padamu dan Aku tahu kau pasti bisa mencapai garis finish dengan gemilang.</p>
<p>Selamat berjuang anakKu, Aku menunggumu di garis finish.</p>
<p>Yang mengasihimu,<br />
Ayahmu, Pelatihmu, Sahabatmu, Penonton setiamu<br />
<strong>Tuhan.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=37&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/tetaplah-berlari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unbiblical Church</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/unbiblical-church/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/unbiblical-church/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 14:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreHiLite]]></category>
		<category><![CDATA[Church]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Kasman]]></category>
		<category><![CDATA[HiLite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar kata &#8220;Ecclesia&#8221;? Pasti dech sebagian dari kita pernah dengar kata itu. Kata ini adalah akar kata dari gereja. Ecclesia artinya dipanggil keluar atau dapat berarti dipisahkan. Dipisahkan dari apa sich?? Kita dipisahkan dari cara-cara hidup dunia yang bertentangan dengan Firman. Visi untuk mendirikan jemaat pertama-tama diberikan kepada Petrus &#8220;dan Akupun berkata kepadamu : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=34&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah dengar kata &#8220;Ecclesia&#8221;? Pasti dech sebagian dari kita pernah dengar kata itu. Kata ini adalah akar kata dari gereja. Ecclesia artinya dipanggil keluar atau dapat berarti dipisahkan. Dipisahkan dari apa sich?? Kita dipisahkan dari cara-cara hidup dunia yang bertentangan dengan Firman.</p>
<p>Visi untuk mendirikan jemaat pertama-tama diberikan kepada Petrus &#8220;dan Akupun berkata kepadamu : Engkau adalah Petrus dan diatas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya&#8221; (Mat. 16:18). Juga didukung oleh perikop &#8220;Gembalakanlah domba-dombaku&#8221; yang terdapat dalam Yoh 21:15-19. Hal itu benar-benar terjadi dalam Kisah Para Rasul, Petrus sebagai pemimpin rasul-rasul dan juga para rasul yang lain berhasil mendirikan persekutuan orang-orang beriman dengan cara yang ajaib dan dalam waktu yang singkat. Yang sering kita sebut sekarang sebagai gereja.</p>
<p>Pada masa-masa ini gereja sering diartikan sebagai gedungnya, organisasinya dan juga orang-orangnya. Nggak salah sich menyebut gereja sebagai suatu bangunan jika itu hanya sekedar memberi nama atau panggilan bagi suatu tempat. Nggak salah juga kalau kata gereja dipakai sebagai satu organisasi orang-orang percaya. Tapi yang perlu kita ingat, gereja itu adalah kita sendiri, tiap-tiap orang yang telah dipanggil keluar dan dipisahkan dari sistim dunia yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Hal ini juga diperkuat dengan adanya ayat yang mengatakan bahwa tubuh kita adalah Bait Allah (1 Kor 3:16) dan kita disebut sebagai rumahnya Allah (Ibr 3:6).</p>
<p>Kadang kita sedih kalau melihat perkembangan gereja sekarang. Memang sich jemaat bertambah tetapi kebenaran semakin ditinggalkan. Apakah gereja sudah termakan oleh tipu daya iblis ?? Atau memang apa yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu kepada 7 sidang jemaat harus terjadi pada akhir zaman ini? Atau kita sudah nggak bisa membedakan mana ilalang dan mana gandum karena mereka sudah bercampur? Kita nggak akan membahas hal-hal diatas tapi saat ini kita akan menyoroti beberapa hal mengapa gereja mulai meninggalkan kebenaran, baik sebagai gedung, organisasi dan terlebih lagi sebagai manusianya.</p>
<p><strong>Gereja Tidak Berpusatkan pada Kristus</strong><br />
Hal yang pertama adalah gereja tidak berpusatkan pada Kristus. Dalam Matius 16:18 terdapat kata &#8220;&#8230;di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku&#8230;&#8221; Kata &#8220;Ku&#8221; pada kata jemaat-Ku mengacu kepada Tuhan Yesus. Jadi kita adalah milik Kristus. Gereja adalah milik Kristus bukan perorangan atau organisasi. Jadi nggak ada satupun orang yang berhak mengatakan bahwa si ini atau si anu adalah jemaat saya. Hal ini diperkuat oleh rasul Paulus mengenai kesatuan tubuh Kristus, di mana Kristus adalah kepala dan kita adalah anggota-anggotanya.<br />
Hal lain yang juga dapat kita cermati, sekarang banyak gereja yang berpusatkan pada pemimpin gereja sehingga terjadi &#8220;pendewaan&#8221; pada pemimpin gereja. Kita memang diajar oleh Firman untuk menghormati pemimpin kita tetapi bukan mendewakannya. Sebagai pemimpin, kita juga harus sadar bahwa kita masih manusia, kita belum sempurna seperti Kristus. Jadi jangan menganggap diri kita &#8220;dewa-dewa kecil&#8221; sehingga membuat jemaat mempunyai pemahaman yang salah. Didewakan oleh orang merupakan suatu kenyamanan daging, tapi itu bukan kebenaran. Seharusnya pemimpin gereja mengarahkan jemaat kepada kebenaran.</p>
<p><strong>Gereja Menjadi Ladang Bisnis</strong><br />
Hal yang kedua, gereja berubah fungsi menjadi ladang bisnis yang menguntungkan. Hal ini sangat menyolok sekali di kalangan Kristen maupun non-Kristen. Dengan dalih kita harus diberkati oleh Tuhan, hidup berkelimpahan secara harta, kita menerima makanan rohani, jiwa-jiwa diselamatkan, pemulihan setiap hati yang terluka, dapat membuat gereja berubah fungsi menjadi sumber pemasukan yang menguntungkan. Menyelenggarakan kebaktian harus ada perhitungan untung atau rugi. Ayat mengenai persepuluhan pun dimodifikasi sedemikian rupa sehingga jemaat takut.. kalau nggak memberi nggak diberkati, atau mungkin diiming-imingi akan mendapat timbal balik yang lebih dari Tuhan, sehingga prinsip perpuluhan menjadi seperti orang memancing. Ini merupakan suatu hal yang kelihatannya rohani tapi berbahaya, karena jemaat tidak dididik dengan benar untuk mengembalikan apa yang seharusnya menjadi milik Tuhan dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.<br />
Ada juga beberapa gereja yang membuka cabang baru dengan menerapkan prinsip Franchise atau waralaba. Gereja berlomba-lomba mendirikan cabang-cabang baru karena tergiur dengan pemasukan yang didapatkan. Hal-hal ini berpengaruh pada pelaksanaan ibadah yaitu dengan dibuatnya cara-cara ibadah yang menarik jemaat tetapi jauh dari kebenaran, hanya memuaskan daging, jiwa bagi jemaatnya.</p>
<p><strong>Gereja tidak berorientasi pada keselamatan jiwa</strong><br />
Seperti halnya di atas, ini merupakan suatu imbas dari gereja yang tidak berpusatkan pada Kristus. Kristus mempunyai hati untuk menyelamatkan jiwa bahkan satu domba yang tersesat pun akan Dia selamatkan, bahkan ketika Dia harus meninggalkan 99 domba lainnya. Prinsip ini tidak terdapat pada pebisnis. Pebisnis mempunyai prinsip mengorbankan yang sedikit untuk mendapatkan yang banyak.<br />
Adapun dalih bahwa keselamatan jiwa adalah urusan Roh Kudus membuat gereja malas dan nyaman pada posisinya. Hal inipun merupakan suatu kesesatan karena kita dipanggil untuk memberitakan injil, menyelamatkan jiwa-jiwa dengan bantuan Roh Kudus. Jadi pada dasarnya Tuhan menginginkan kita bekerja sama sebagai partner kerja. Adakah gereja pada masa sekarang menangis untuk jiwa-jiwa atau hanya mengurusi pembangunan dirinya sendiri?</p>
<p><strong>Gereja menjadi wadah untuk popularitas</strong><br />
Hal terakhir adalah gereja menjadi wadah untuk mempopulerkan diri atau skill. Jemaat dipacu untuk tampil di mimbar, dilihat orang, dilihat pemimpin gereja, sehingga pelayanan-pelayanan yang tidak terlihat kurang dihargai, kurang diminati bahkan dianggap karier rohani yang rendah, seperti pelayanan doa, sekolah minggu, pelayanan pemerhati dll. Ini berpengaruh besar bagi jemaat, sehingga jemaat menganggap yang disebut pelayanan adalah pelayanan mimbar atau yang dilihat oleh banyak mata. Hal yang berbahaya lainnya kita dapat mengganggap adanya kasta dalam pelayanan, yaitu menganggap pelayanan mimbar lebih superior dari pada pelayanan lainnya. Hal yang juga menyesatkan adalah gereja yang seharusnya menjadi garam dunia lebih banyak tinggal di toples garam, arti lainnya adalah garam menggarami garam. Aktifitas rohani yang ada di gereja kadang disebut suatu pelayanan tetapi aktifitas rohani yang ada di luar gereja tidak disebut sebagai pelayanan. Hal ini dapat menyesatkan kita semua.<br />
Suatu ibadah atau kebaktian dikemas dengan berbagai hal yang menarik, bukanlah suatu hal yang salah tetapi bila hal itu terpusat pada diri sendiri dan keuntungan maka hal itu menjadi salah. Di dalam Yesaya 1 : 10-20 menceritakan tentang suatu perayaan kebaktian yang luar biasa di mata manusia tetapi dibenci oleh Tuhan. Perikop ini bukan hanya mengisahkan mengenai ritual kebaktian tetapi esensi gereja yang sebenarnya yang Tuhan mau.</p>
<p>Di akhir zaman penyesatan akan terjadi dimana-mana, hal ini tidak dapat dicegah karena ini adalah Firman Tuhan tapi janganlah kita ikut menjadi penyesat karena meninggalkan kebenaran. Pulihkan fungsi gereja menjadi fungsi yang sebenarnya baik secara gedung, organisasi maupun manusianya. Mari kita lebih rendah hati untuk mengevaluasi diri kita dengan Firman Tuhan karena kita sadar pengertian kita belum sempurna, jangan ada satu orangpun yang memegahkan diri, mengganggap apa yang dia pegang sudah benar. Biarlah kita diperbaharui dari hari ke sehari oleh kebenaran Firman Tuhan. God Bless You&#8230; church! ** (By: Hery Kasman)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=34&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/unbiblical-church/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gereja Di Mata Pdt. S.A. Rustanto</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/gereja-di-mata-pdt-sa-rustanto/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/gereja-di-mata-pdt-sa-rustanto/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 12:46:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreExclusive]]></category>
		<category><![CDATA[Exclusive Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Pdt. SA Rustanto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Tema kita kali ini adalah ‘&#8217;Gereja&#8221;. Nah, mungkin kalian udah gak asing lagi ya denger nama Rustanto ini. Kali ini [prepare;] mau minta pendapat ko Tanto, begitu panggilan akrabnya, tentang Gereja yang adalah‘Tubuh Kristus&#8217; ini. Yuukk intip&#8230; Arti tubuh sebenernya menurut ko Tanto apaan sich? Tubuh sich kepikirannya sebagai fungsi, karena selain untuk penampilan, tubuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=30&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em>Tema kita kali ini adalah ‘&#8217;Gereja&#8221;. Nah, mungkin kalian udah gak asing lagi ya denger nama Rustanto ini. Kali ini [prepare;] mau minta pendapat ko Tanto, begitu panggilan akrabnya, tentang Gereja yang adalah‘Tubuh Kristus&#8217; ini. Yuukk intip&#8230;</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Arti tubuh sebenernya menurut ko Tanto apaan sich?</strong><br />
Tubuh sich kepikirannya sebagai fungsi, karena selain untuk penampilan, tubuh itu kan untuk fungsi. Ada tangan, kaki, kepala, semua fungsi.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Trus kalo kita liat ke Alkitab, yang namanya tubuh Kristus itu apa sich?</strong><br />
Kalo tubuh Kristus itu, of course (cieee..), secara universal kaya tadi aku bilang, tubuh itu ada tangan, ada kaki, semuanya bagian yang satu dari makhluk hidup itu. Implementasinya tubuh Kristus sendiri itu adalah gereja-gereja lokal yang ada di dunia, itulah tubuh Kristus. jadi kita ngeliatnya harusnya bukan kompetisi tapi suatu kelengkapan.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Trus kita penting gak sih ke gereja? Seberapa penting?</strong><br />
Wuh. penting banget! Lebih penting daripada ke clubbing (ya iyalah.. -red). Menurut saya, penting banget ke gereja. Kaya gini, mungkin ada orang yang bilang &#8220;Akh gue bisa baca Alkitab sendiri, bisa nyanyi2 sendiri, bisa kolekte sendiri pake boneka babi dicelengin trus sebulan sekali gue setorin ke gereja. Apa bedanya?&#8221; BEDA! Di rumah kita kan ketemunya sama lemari, sama laptop, sama meja yang gak bisa protes sama kita. Kalo di gereja kan kita ketemu sama si Udin, sama si Maria yang bikin sebel kita, ketemu sama orang yang gak cocok sama kita. So, di situlah yang Tuhan bilang kalo kita berbeda-beda tapi tetep kita bersatu dan hidup rukun, di situ juga berkat Tuhan dicurahkan. Kaya namanya ‘bersatu&#8217; dalam konteks Kristen itu bukan persamaan tapi dalam Tuhan itu gak ada pembedaan. Bedakan perbedaan sama pembedaan.<br />
Salah satu faktor dari kita ke gereja, kita bersosialisasi, kita bisa bangun visi sama-sama, kita bisa saling cover, jadi brotherkeeper, dan satu aspek lagi yahg paling penting kalo kita ke gereja, urapan pribadi sama urapan corporate laen. Harusnya kalo kita bisa ngerasain urapan Tuhan, berarti saat kita ke gereja kita bisa masuk level yang lebih tinggi lagi karena corporate itu tadi. Satu mengalahkan seribu, dua mengalahkan&#8230; bukan dua ribu lho tapi berlaksa-laksa. Pentingnya gereja, kita belajar kepemimpinan. Pentingnya gereja, kita belajar submission. Pentingnya gereja, kita juga belajar mengembangkan karunia kita, talenta kita. Kan ada perumpamaan orang yang nerima 5 talenta, 3 talenta, dan 1 talenta. Itu dosanya apa? Dosanya karena dia gak ngembangin talentanya kan? Sama kaya kita kadang talenta yang Tuhan kasih itu sebenernya adalah sesuatu yang harusnya dilakukan tapi gak kita lakukan kan? Kita gak bisa kembangin talenta di kamar sendiri.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Bagaimana dengan orang yang suka pindah-pindah gereja? Boleh gak sich?</strong><br />
Seperti yang tadi saya bilang gereja itu kan universal. Semua gereja ada dalam satu kelengkapan tubuh Kristus, tapi setiap gereja itu fungsinya beda-beda seperti yang Tuhan tetapkan, ada yang jadi tangan, jadi kaki. Trus kalo kita bentar-bentar jadi tangan trus bentar lagi jadi kaki, trus kita jadi kaya apa? Kaya monster donk! Serem kan?? Tapi ternyata kebanyakan orang pengennya jadi monster. Dia pikir ‘gue mau pindah gereja akh.. gue pengen cari gereja yang sempurna.&#8217; Begitu pas dia liat ada plang ‘GEREJA SEMPURNA&#8217;, gereja itu jadi gak sempurna lagi gara-gara ada orang itu. Hahahaha&#8230;.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Emm&#8230; biasanya apa sih yang nyebabin orang pindah gereja?</strong><br />
Biasanya pernah disakitin trus takut disakitin lagi, atau pernah diperalat for the sake of ministry dan akhirnya mereka ngerasa mereka ada di gereja itu karena ministry dan bukan untuk ditumbuhin, diperhatiin. Atau ebih parah lagi ada yang punya ekspektasi kalo yang ada di gereja itu adalah malaikat semua. SALAH! Malaikat terang ada, malaikat gelap ada juga. Mereka gak punya visi, gak mau bertumbuh, pernah disakitin sama pimpinan rohani, pernah disakitin sama temen rohani, diperalat, mereka ngerasanya gitu.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Trus gimana sih kita tau kalo kita udah berada di gereja yang tepat?</strong><br />
Pertama, kita doa. Kita minta hikmat Tuhan, minta insight. Trus selanjutnya kita bertumbuh. Kita ngalamin ada visi yang bergerak dalam hati kita. Gak sekedar jadi jemaat tapi bertumbuh dan udah pasti nanti matching dah lewat doa kita minta. Trus Tuhan nanti akan taro kita di satu gereja yang sesuai dengan movement Tuhan, ketemu sama orang-orang, sama organisasi yang pas. Selain itu kita juga harus ngalamin proses dalam gereja itu. Kalo kita gak ngalamin apa-apa, semua tenang dan gak gimana gitu..jangan-jangan itu bukan gereja yang tepat lagi buat kita. Kadang-kadang orang malah berpendapat kalo dia nemuin konflik, dia ngerasa gerejanya bukan gereja yang tepat lagi. SALAH BESAR! Malah itu pengujian dari visi, pengujian dari pertumbuhan karakter kita. Kaya gitu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Okay.. the last, pesan-pesan buat GYMers!</strong><br />
Cintailah rumah Tuhan. Jadikan gereja itu tempat dimana kita bisa berteduh, kita bisa berkarya, kita bisa menggapai cita-cita, tempat kita makan-makan, tempat kita ngutang (salah itu!! Bukan editan lho.. ni ko Tanto yang bilang..hehehe.. -red). Dari kecil saya udah belajar buat mencintai gereja, saya anggep kaya rumah saya sendiri, saya atur kursi, saya dekorasi, bukan karena mau nyenengin gembala. Bukan karena itu! Tapi saya ngerasa gereja itu rumah-Nya Tuhan, rumah saya juga. Pokoknya gereja JIA YOU!! ** (REPORTASE: STELLA)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=30&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/gereja-di-mata-pdt-sa-rustanto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pdt. Hanna Triyanti Budhi</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/pdt-hanna-triyanti-budhi/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/pdt-hanna-triyanti-budhi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 12:37:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreExclusive]]></category>
		<category><![CDATA[Exclusive Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Pdt. Hanna Triyanti Budhi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Bukan jemaat GPIA namanya kalo nggak kenal sama Tante Hanna Budhi. Hehehe.. Nahh.. Di edisi ini, [prepare:] memutuskan untuk nanya-nanya ke Beliau supaya kita bisa makin ngerti tentang apa yang namanya &#8220;Gereja&#8221;. Simak yaaaahhhh &#8230;. God bless you!! Tante, &#8220;Gereja&#8221; itu artinya apa sich? Kalo kita melihat dari bahasa aslinya, Gereja itu berasal dari kata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=26&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em>Bukan jemaat GPIA namanya kalo nggak kenal sama Tante Hanna Budhi. Hehehe..<br />
Nahh.. Di edisi ini, [prepare:] memutuskan untuk nanya-nanya ke Beliau supaya kita bisa makin ngerti tentang apa yang namanya &#8220;Gereja&#8221;.<br />
Simak yaaaahhhh &#8230;. God bless you!!</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Tante, &#8220;Gereja&#8221; itu artinya apa sich?</strong><br />
Kalo kita melihat dari bahasa aslinya, Gereja itu berasal dari kata Ekklesia, yang berarti &#8220;dipanggil keluar&#8221;. Gereja adalah sekelompok orang yang telah dipanggil keluar dari dunia dan menjadi milik Allah. Jadi, pada saat kita berbicara atau memikirkan tentang gereja; kita tidak sedang membicarakan mengenai gedung yang indah atau bangunan dengan ukiran yang indah, namun kita sedang membicarakan mengenai, ciptaan Tuhan, yaitu manusia. Manusia yang mempunyai visi yang sama dalam memenuhi panggilan Tuhan dalam kehidupannya.<br />
Gereja adalah suatu wadah dimana kita dapat menggunakan, mengembangkan dan menemukan panggilan Tuhan di hidup kita masing-masing. Panggilan Tuhan dalam ciptaan-Nya ada dua macam; panggilan secara bersamaan atau panggilan secara individual. Kalau kita kembali pada cerita penciptaan kita, kita akan menemukan bahwa ‘Corporate calling&#8217; kita, sebagai ciptaan Tuhan, adalah untuk menyembah, memuliakan dan meninggikan nama Tuhan (Roma 12 sampai 16). Selanjutnya, panggilan Tuhan atau ‘gift&#8217; dalam kehidupan kita secara individual itu kenyataannya bermacam-macam (1 Korintus 12-13). Oleh sebab itu, sebagai anak-anak Tuhan kita dianjurkan untuk menyadari dan memenuhi panggilan Tuhan secara bersamaan dan personal.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Terus, kenapa kita harus ke gereja?</strong><br />
Banyak alasan mengapa kita harus ke gereja. Pertama, adalah untuk menggenapi panggilan Tuhan. Panggilan Tuhan secara bersama dan juga secara individual. Tuhan sudah memberikan kita secara masing-masing panggilan yang berbeda-beda. Ada yang bisa nyanyi, memimpin, pujian, main musik, memimpin anak-anak kecil untuk datang pada Tuhan dan lain-lain. Dan juga dalam bersamaan, kita datang pada Tuhan; bersekutu dan memuliakan nama Tuhan. Jadi dalam gereja kita dapat memenukan, menggunakan dan mengembangkan talenta kita.<br />
Selanjutnya, dalam Ibrani 10:25 &#8220;Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati dan semakin giat melakukan nya menjelang hari Tuhan yang mendekat&#8221;. Pada saat kita sedang menghadapi masalah dan membutuhkan dorongan, kehidupan persekutuan kita di dalam gereja-lah kekuatan kita. Karena itu kita harus pergi ke gereja.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Kenapa sih kita gak boleh pindah-pindah gereja, kan intinya sama aja ibadah?</strong><br />
Tujuan gereja bukan hanya untuk beribadah saja, lho!? Namun ada persekutuan dengan ciptaan Tuhan atau saudara seiman. Kalau kita melihat metaphor yang Tuhan berikan kepada gereja, seperti; mempelai wanita atau keluarga Allah atau tubuh Kristus. Kita dapat mengerti bahwa tujuan Tuhan dalam kehidupan bergereja, bukan hanya untuk beribadah dan menyembah Tuhan. Namun ada persekutuan dengan sesama.<br />
Dan lagi, gereja adalah tempat kita bertumbuh. Tumbuhan itu tidak dapat bertumbuh kalau ditanam di tanah yang berbeda-beda. Pertumbuhan itu harus dilakukan didalam satu sumber atau tanah.<br />
Satu lagi contoh dari gereja sebagai ‘keluarga Allah&#8217;. Seorang anak tidak dapat dilahirkan dari 2 ibu dan memiliki 2 ‘family name&#8217; yang berbeda.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Bagaimana kita bisa tahu gereja mana yang Tuhan mau kita bertumbuh di dalamnya?</strong><br />
Kuncinya selalu berdoa. Minta hikmat dari Tuhan, jawaban dari Tuhan. Karena di tempat itu kita akan bertumbuh dan mengembangkan talenta dari Tuhan</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Ada nggak yang bisa GYMers lakukan untuk GPIA?</strong><br />
Temukan ‘gift&#8217; atau talenta yang Tuhan berikan!<br />
Gunakan ‘gift&#8217; dan talenta itu untuk pekerjaan Tuhan di GPIA!<br />
Kembangkan ‘gift&#8217; dan telenta itu untuk pekerjaan Tuhan di GPIA dan untuk kemuliaan nama Tuhan di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Ada pesan-pesan untuk GYMers dalam memasuki tahun 2009?</strong><br />
Tetap mengasihi Tuhan, setia dalam persekutuan, bertekun dalam doa. Mengucap syukur senantiasa dan tetap semangat. Tuhan memberkati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=26&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/pdt-hanna-triyanti-budhi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ke Gereja Untuk Siapa?</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/ke-gereja-untuk-siapa/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/ke-gereja-untuk-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 07:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreHiLite]]></category>
		<category><![CDATA[HiLite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Saat bersiap-siap untuk berangkat ke gereja pada hari Minggu, pikiran apa sich yang ada dalam benak kita? Mungkin ada orang yang nggak memikirkan apa-apa. Pokoknya semua berjalan otomatis dan mekanis. Hari Minggu ya ke gereja, titik. Kalau hari Minggu nggak ke gereja, rasanya ada yang kurang atau hilang.Ada juga yang berangkat ke gereja dengan terpaksa. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=23&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat bersiap-siap untuk berangkat ke gereja pada hari Minggu, pikiran apa sich yang ada dalam benak kita? Mungkin ada orang yang nggak memikirkan apa-apa. Pokoknya semua berjalan otomatis dan mekanis. Hari Minggu ya ke gereja, titik. Kalau hari Minggu nggak ke gereja, rasanya ada yang kurang atau hilang.Ada juga yang berangkat ke gereja dengan terpaksa. Mungkin hari itu dia lagi malas, atau bahasa gaulnya lagi ilfil, ilang feeling tetapi toh tetap melangkahkan kaki ke gereja. Apa boleh buat, orangtua, saudara-saudara, teman-teman memaksa dia untuk tetap berangkat ke gereja. Atau mungkin karena takut dihukum Tuhan atau nggak diberkati kalo nggak ke gereja. Jadilah dia pergi ke gereja, meskipun terpaksa.</p>
<p>Ada lagi beberapa orang yang mungkin ke gereja dengan segudang harapan. Harapan itu macam-macam, dari yang &#8220;rohani&#8221; sampai yang tidak &#8220;rohani.&#8221; Ada yang ke gereja karena kepingin ketemu yayang. Ada pula yang berangkat ke gereja karena di sana banyak teman curhat, sehingga yang dilakukan sepanjang kebaktian adalah ngobrol, atau terus-terusan mengirim SMS padahal orang yang dikiriminya ada di ruangan yang sama. Ada juga lho orang yang berangkat ke gereja sekadar untuk menikmati semangkuk bubur ayam atau makanan lain yang dijual di depan gereja yang akan disantapnya selepas kebaktian bubar.</p>
<p>Namun, ada juga yang berangkat ke gereja dengan keinginan-keinginan &#8220;rohani.&#8221; Mereka ke gereja karena rindu diberkati oleh kotbah yang akan mereka dengar. Orang-orang ini, tentunya tidak semuanya, biasanya agak malas ke gereja kalau ia tahu pengkotbah tidak sesuai dengan seleranya. Ada orang yang berangkat ke gereja dengan tujuan untuk menikmati pujian yang ia nyanyikan dalam kebaktian atau merasakan pengalaman spiritual melalui penumpangan tangan sang hamba Tuhan. Mungkin masih banyak lagi hal lain yang dapat ditambahkan mengenai apa yang orang pikirkan atau harapkan saat ia hendak berangkat ke gereja. Semuanya itu menyangkut satu hal, yaitu motivasi beribadah.</p>
<p>Ibadah adalah hak Tuhan<br />
Sebetulnya, apa sih yang seharusnya memotivasi kita untuk beribadah pada hari Minggu? Untuk menjawab pertanyaan itu, pertama-tama kita harus mengerti bahwa inisiatif ibadah (setiap minggu) itu datangnya dari Allah bukan dari manusia. Kalau kita membaca Alkitab, kita akan menemukan bahwa Tuhanlah yang memerintahkan bangsa Israel untuk mengkhususkan satu hari, yakni hari Sabat, untuk beribadah kepada-Nya secara komunal (Kel. 20: 8-11; Ul. 5:12-15). Meski pada zaman itu orang sudah mengenal penanggalan, pembagian hari, minggu dan bulan, namun mengkhususkan satu hari yaitu meninggalkan rutinitas pekerjaan untuk menyembah Allah secara bersama-sama adalah gagasan yang baru. Selama bangsa Israel menjadi budak di Mesir mereka dipaksa untuk bekerja non-stop, tujuh hari dalam seminggu. Demikian juga yang dilakukan bangsa-bangsa pada waktu itu, mereka tidak mempraktikkan hari sabat (hari beristirahat). Tetapi Tuhan sendiri telah menggariskannya. Bangsa Israel harus mengkhususkan satu hari, yakni pada setiap hari Sabat, untuk menyembah-Nya.</p>
<p>Dalam acara-acara tertentu, tempat yang khusus dan terbaik diberikan kepada orang yang penting, entah itu pejabat atau pimpinan. Oleh sebab itu tempat itu biasa disebut tempat VIP (Very Important Person) atau bahkan VVIP (Very Very Important Person). Kalau kita punya uang lebih, kita bisa membeli tiket khusus (baca: VIP) sewaktu kita menonton sebuah pertunjukan atau menumpang pesawat terbang. Sewaktu duduk di kursi khusus itu kita mendapat perlakuan yang khusus pula. Seolah-olah kita lebih &#8220;penting&#8221; daripada orang-orang yang duduk di kursi biasa. Sama dengan ibadah. Tuhan menghendaki kita untuk menyediakan suatu hari khusus untuk menyembah Dia. Tuhan tidak membiarkan kita menyembah-Nya (secara komunal) pada sembarang waktu, sewaktu-waktu atau semau kita. Mengapa? Karena kita harus menganggap Tuhan itu penting bahkan yang paling utama bagi kita, oleh sebab itu kita mau mempersembahkan waktu yang khusus untuk-Nya.</p>
<p>Rick Warren dalam bukunya yang ternama The Purpose Driven Life, menjelaskan dengan tegas, &#8220;penyembahan bukanlah kepentingan kita! Kita menyembah demi kepentingan Allah. Ketika kita menyembah, tujuan kita adalah untuk mendatangkan kesenangan bagi Allah bukan bagi diri kita sendiri.&#8221; Saat membaca teks asli Perjanjian Lama (bahasa Ibrani), kita akan menemukan bahwa untuk kata &#8220;ibadah&#8221; dipakai kata &#8220;abodah.&#8221; Kata &#8220;ibadah&#8221; dalam bahasa Indonesia merupakan serapan dari bahasa Ibrani, dan bahasa-bahasa lainnya yang serumpun yaitu bahasa Arab dan Aram. Yang menarik adalah kata &#8220;abodah&#8221; memiliki hubungan yang erat dengan kata &#8220;ebed&#8221; yang diterjemahkan dalam Alkitab bahasa Indonesia sebagai &#8220;hamba&#8221; (mis. Yes. 42:1). Nah, kata &#8220;ebed&#8221; dalam bahasa Ibrani itu diadopsi oleh bahasa Indonesia menjadi kata &#8220;abdi.&#8221; Dari sini kita telah melihat hubungan yang jelas dan tegas antara beribadah dan mengabdi. Ketika kita beribadah kepada Tuhan, seolah-olah kita ini hamba yang sedang mengabdi kepada-Nya. Jadi, fokus ibadah kita bukan diri kita sendiri, apalagi untuk kesenangan diri sendiri melainkan fokus kita adalah untuk Tuhan dan bagaimana kita memberi yang terbaik untuk menyenangkan-Nya.</p>
<p>So What?<br />
Kalau ibadah itu semata-mata untuk Tuhan, bukan berarti kita tidak boleh &#8220;mengharapkan&#8221; apa pun di dalam ibadah. Pastinya ya, kita boleh rindu menikmati saat kita menyanyikan pujian. Saat hati kita hancur dan lemah, sah-sah aja kalau kita memiliki keinginan untuk dihibur dan dikuatkan oleh Firman Tuhan. Tetapi seharusnya kita tidak menjadikan diri kita sebagai tujuan dan fokus ibadah. Sewaktu menjalani ibadah seharusnya kita tidak bertanya, &#8220;Apa yang aku dapatkan?&#8221; atau &#8220;Apa yang aku nikmati?&#8221; Tetapi sebaliknya pertama-tama kita harus bertanya, &#8220;Apa yang dapat saya berikan kepada Tuhan dalam ibadah?&#8221; Atau yang lebih tegas lagi, kita datang dengan sebuah tekad, &#8220;Aku ingin memberi yang terbaik di dalam ibadah.&#8221; Sewaktu kita memuji, kita memuji dengan segenap hati dan suara kita. Mungkin suara kita tidak semerdu Jeffry S. Chandra atau Joy Tobing tapi menyanyilah dengan penuh kesungguhan dan resapi setiap lirik pujian yang kita nyanyikan. Saat kita menyanyi dengan cara demikian, maka dengan sendirinya kita akan mendapat berkat dari lagu-lagu itu</p>
<p>Nah, kalau kita sudah menyadari fokus ibadah adalah Tuhan, maka saat duduk di ruangan kebaktian, pikiran kita tidak akan mengembara ke mall atau ke restoran yang akan kita kunjungi setelah kebaktian. Sebaliknya, seluruh tubuh, hati, dan pikiran kita, kita persembahkan untuk Dia. Saat kita memberi diri seutuhnya dalam ibadah, justru kita akan menikmati ibadah dan membawa pulang berkat-berkat rohani yang melimpah. Sebaliknya, kalau kita mengikuti kebaktian dengan membawa sekantong harapan yang berfokus pada diri, justru kita akan pulang dengan &#8220;tangan&#8221; hampa. Bahkan nggak jarang kita pulang dengan segudang &#8220;complain&#8221; atas hal-hal yang membuat kita nggak puas atas ibadah itu. Entah itu pengkotbahnya yang bikin ngantuk, musiknya nggak enak, suara songleadernya fals atau suasana kebaktian yang bikin kita kecewa. Inget loh.. Saat memberi kita menerima, namun saat menuntut kita tidak mendapat apa-apa. Sekarang tinggal mana yang akan kita pilih? Ke gereja untuk diri sendiri atau untuk Tuhan? ** (Pancha W. Yahya, source: glorianet)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=23&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/ke-gereja-untuk-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do We Love Our Church?</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/do-we-love-our-church/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/do-we-love-our-church/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 07:12:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreHiLite]]></category>
		<category><![CDATA[HiLite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kita orang Kristen? Apakah kita pergi ke gereja tiap minggu? Kalau jawaban dua pertanyaan di atas adalah &#8220;YA&#8221;, coba jawab pertanyaan yang satu ini: &#8220;Apakah kita sudah mencintai gereja kita?&#8221; Jangan salah, cinta gereja itu bukan dosa. Malah Alkitabiah banget. Ayatnya? Jelas. &#8220;Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.&#8221; (Yohanes 2:17) Panggilan Tuhan buat kita adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=18&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Apakah kita orang Kristen? Apakah kita pergi ke gereja tiap minggu?<br />
Kalau jawaban dua pertanyaan di atas adalah &#8220;YA&#8221;,<br />
coba jawab pertanyaan yang satu ini:<br />
&#8220;Apakah kita sudah mencintai gereja kita?&#8221;</strong></p>
<p style="text-align:left;">Jangan salah, cinta gereja itu bukan dosa. Malah Alkitabiah banget. Ayatnya? Jelas. &#8220;Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.&#8221; (Yohanes 2:17)</p>
<p style="text-align:left;">Panggilan Tuhan buat kita adalah mencintai gereja di mana kita berada sekarang. Tapi jujur aja, cinta buat gereja udah hampir hilang sekarang. Kenapa? Ya, ada banyak sebabnya. Salah satunya ya.. salah gereja juga. Gereja sekarang seringnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya lagi. Gereja &#8216;kan semestinya berfungsi seperti rumah, di mana jemaatnya bisa dapat ayoman, firman yang murni, didikan, tegoran. Tapi sekarang ada beberapa gereja yang sudah main politik dan saling menjatuhkan, beberapa pemimpinnya juga sudah nggak peduli lagi sama keadaan jemaatnya, yang penting ibadah rame. Ya hasilnya banyak gereja pecah, jemaat sakit hati. Gimana bisa kita cinta gereja kalau udah begini?</p>
<p style="text-align:left;">Ini juga satu lagi fenomena di banyak gereja. Udah banyak gereja yang nggak ajarin lagi sama jemaatnya pentingnya en gimana caranya mencintai gereja. Akhirnya gereja jadi seperti hotel. Maksudnya, kita bisa check in, check out aja tiap minggu semau kita. Mo kotorin sekotor-kotornya, besok kan udah tiba-tiba bersih. (Hehe.. hayoo.. siapa yang suka buang bungkus permen di lantai? -red). Kita bisa ambil aja semua yang kita bisa ambil, &#8216;kan kita udah bayar (maksudnya kasih persembahan). Padahal gereja yang benar itu harusnya jadi rumah buat jemaatnya. Yang namanya rumah pasti ya kita rawat baik-baik. Masa sih rumah kita sendiri gak kita peduliin, nggak mungkin donk. Tapi kenyataannya terbalik, kita nggak merasa homy di gereja, malah kita merasa kayak di hotel. Ya wajar aja kalo kita nggak bisa cinta dengan gereja.</p>
<p style="text-align:left;">Satu lagi sebab kenapa orang susah cinta sama gereja, soalnya udah banyak jemaat yang kecewa, pahit, sama gereja. Orang kalo udah nggak suka ya susah kalo disuruh suka, apalagi disuruh mencintai. Mimpi kali ye&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Nah &#8230; Gimana dengan kita?<br />
Jujur aja deh&#8230; Apa kita juga kayak gitu? Apa kita cinta sama gereja kita? Apa kita masih peduli sama apa yang terjadi di gereja? Apa kita masih mikirin gimana bikin gereja kita tambah maju? Atau malah.. kita ada kepahitan sama gereja?</p>
<p style="text-align:left;">Apa donk yang mesti kita lakukan?<br />
Pertama, kita mesti sadar kalo Tuhan mau kita tertanam di satu gereja lokal. Tuhan gak pingin kita jadi jemaat &#8220;gentayangan&#8221;, yang kerjanya pindah dari satu gereja ke gereja lain. Yah kalau belum ketemu yang cocok gak apa-apa, tapi jangan lama-lama.<br />
Kita mesti berdoa, bergumul, minta Tuhan tunjukkan gereja lokal mana yang cocok sama kita. Jangan pilih gereja cuma karena semua keluarga kita ada di sana, ato semua teman kita di gereja itu. Jangan! Tanya Tuhan gereja mana yang cocok buat kita. Inget aja janji Tuhan di Amsal 12:26 &#8220;Orang benar mendapati tempat penggembalaannya.&#8221; Kalau kita orang benar, kita pasti bakal ketemu kok tempat yang cocok buat kita.</p>
<p style="text-align:left;">Kedua, kalau kita udah berada di satu gereja lokal, belajarlah mencintai gereja kita. Caranya? Seperti kata pepatah, &#8220;Tak kenal maka tak sayang.&#8221; Ya, mulailah cari tahu apa visi gereja kita, apa kelebihan gereja kita, emang gak ada gereja yang sempurna, tapi kita mesti bangga sama apa dimiliki gereja kita.<br />
<strong>PENTING! Kita boleh bangga sama gereja kita, tapi jangan jelek-jelekin gereja lain.</strong> Tiap gereja punya kepentingan masing-masing. Jadi, banggalah sama kelebihan gereja kita.</p>
<p style="text-align:left;">Ketiga, kalau udah tahu kelebihan gereja kita, tau visinya apa, ambil komitmen untuk tertanam di gereja itu. Artinya, kita siap kasih semua yang kita punya buat bikin gereja kita tambah maju. Artinya juga, kita siap buat dikoreksi kalau salah. Kita siap bela gereja kita. Dengan begini kita bakal mencintai gereja kita.</p>
<p style="text-align:left;">Do it Again!<br />
Guys, kalo kita belum pernah mencintai gereja kita, ayo, sekarang kita belajar mulai mencintai gereja kita. Kalau ada luka atau kepahitan, kekecewaaan terhadap gereja, minta Tuhan sembuhkan. ** (Pdt. Yosep Moro Wijaya / source: G!Fresh)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=18&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/do-we-love-our-church/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Esensi Dari Komunitas</title>
		<link>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/esensi-dari-komunitas/</link>
		<comments>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/esensi-dari-komunitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 06:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prepareonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edisi 18 - Januari 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PreDevotion]]></category>
		<category><![CDATA[Devotion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prepareonline.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Apa sichh esensi dari komunitas? Mungkin ada beberapa temen-temen yang bertanya, perlu ga seh berkomunitas di dalam gereja? Terus, ada juga yang bertanya komunitas yang kayak gimana seh yang diperlukan dalam bergereja? Hmmm, gampang-gampang susah juga sich kalo mo ngebahas soal komunitas, banyak pro dan kontra yang bisa timbul kalo membahas soal komunitas dalam bergereja.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=11&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom GYMers, gimana kabarnya di GYM? Semoga temen-temen semua bisa enjoy di GYM ya ^-^ Di artikel kali ini saya mau mencoba membahas soal &#8220;apa seh esensi dari komunitas?&#8221; Mungkin ada beberapa temen-temen yang bertanya perlu ga seh berkomunitas di dalam gereja? Terus, ada juga yang bertanya komunitas yang kayak gimana seh yang diperlukan dalam bergereja? Hmmm, gampang-gampang susah juga sich kalo mo ngebahas soal komunitas, banyak pro dan kontra yang bisa timbul kalo membahas soal komunitas dalam bergereja. Karena sekarang kita lagi ada di GYM ya kayaknya kita bahas soal komunitas di GYM aja, OK?</p>
<p>Buat pembahasan awal, gimana kalo kita baca dulu di Ibrani <strong>10:25</strong> buat ngeliat gimana pendapat Rasul Paulus di Bible soal komunitas itu. Ternyata buat Paulus, pertemuan-pertemuan ibadah itu sangatlah penting sehingga ia menasihatkan kita supaya kita jangan pernah menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita. Mungkin saja pertemuan ibadah itu bisa kita artikan sebagai komunitas kita dalam bergereja. Kenapa ya Rasul Paulus bisa mengatakan hal itu, kenapa ya bagi Rasul Paulus komunitas itu sangat penting sampai-sampai dia mengatakan agar kita jangan sampe menjauhkan diri dari komunitas kita. Coba kita buka beberapa lembar Bible kita dan kita lihat di <strong>Ibrani 12:15</strong>, di sini dikatakan lebih jelas lagi, &#8220;Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.&#8221; Ada 3 point yang bisa diambil dari ayat ini.</p>
<p>Yang pertama adalah kasih karunia Allah, ternyata komunitas itu adalah salah satu kasih karunia yang GOD berikan kepada kita, sehingga seharusnya kita bisa benar-benar menghargai kasih karunia ini. Seharusnya kita bisa bersyukur sama God kalo kita dah boleh mempunyai komunitas yang baik. Mungkin saja komunitas di GYM itu bukanlah yang terbaik, tetapi tetap aja yang namanya kasih karunia itu adalah sesuatu yang seharusnya ga layak kita terima dan Tuhan sudah memberikannya kepada kita secara cuma-cuma, sehingga kita harus sungguh-sungguh menghargainya sebagai wujud terima kasih kita kepada Tuhan.</p>
<p>Point kedua adalah apa yang akan terjadi bila kita menjauhkan diri dari komunitas kita. Ada banyak hal yang bisa dijadikan alasan beberapa orang ketika mereka ingin menjauhkan diri dari komunitas. Ada yang beralasan karena mereka ga cocok sama komunitasnya, ada juga yang kepahitan terhadap beberapa orang yang ada di komunitasnya, atau juga ada yang karena lebih memprioritaskan hal yang lain dibandingkan pertemuan ibadahnya, dan masih banyak alasan lain yang ga akan cukup kalo dijabarkan dalam artikel ini. Dalam ayat ini dikatakan kalo kita menjauhkan diri dari komunitas kita, maka itu akan menumbuhkan akar pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang. Kalo mo dipikir-pikir, pada kenyataannya benar sekali yang dikatakan dalam ayat ini. Sering ketika kita sudah mulai menjauhkan diri dari komunitas kita, itu malah akan menimbulkan perselisihan dan akar pahit dalam hati beberapa orang ataupun dalam diri kita sendiri.</p>
<p>Satu hal lagi yang saya pelajari, mungkin saja ayat ini mau mengajarkan kepada kita salah satu point penting lagi yaitu proses pembentukan karakter kita. Dalam berkomunitas itu perselisihan adalah hal yang sangat biasa dan sering sekali terjadi, tetapi ketika kita mau tetap stay dalam komunitas kita, di sanalah Tuhan akan memproses karakter kita supaya kita bisa lebih lagi bertumbuh. Kita akan belajar untuk lebih rendah hati lagi ketika kita diharuskan untuk lebih menghargai pendapat teman-teman kita yang berbeda dengan kita. Kita akan belajar untuk menerima orang-orang yang tergabung dalam komunitas kita yang mungkin saja punya karakter yang sangat berbeda dengan kita, dan kita pun akan belajar untuk lebih saling mengasihi teman-teman yang ada di dalam komunitas kita, sehingga akan tercipta komunitas yang baik dimana kita semua akan saling bertumbuh ke arah yang benar yaitu pertumbuhan rohani yang benar di dalam Kristus Yesus.</p>
<p>Untuk point yang terakhir coba dah kita lihat di <strong>Pengkotbah 4:12,</strong> ada 1 hal lagi yang ternyata sangatlah terbukti kalo God benar-benar menginginkan agar kita tetap berada dalam komunitas kita, dimana dalam komunitas itu kita akan menjadi lebih kuat. Dikatakan di sini, kalau kita sendirian, kita akan dengan mudah dikalahkan. Bila kita berdua dengan seorang teman, maka kita akan lebih bisa bertahan. Jika, kita bertiga kita tidak akan mudah dipatahkan. Dan kalo boleh saya tambahkan bagaimana kalo kita punya banyak teman dalam komunitas kita yang jumlahnya melebihi angka 3 tadi itu, tentu saja kita akan semakin kuat. Banyak kesaksian yang kita dengar atau bahkan yang kita alami, diman kita dan teman-teman kita saling menguatkan, mendoakan dan membantu ketika ada yang lagi mengalami kesulitan dan membutuhkan pertolongan kita.</p>
<p>Saya mau mengajak teman-teman untuk sedikit merenungkan pembahasan dari ayat-ayat yang tadi itu. Apakah sekarang ini kita sedang berada dalam kondisi seperti itu? Apakah selama ini kita sudah menjauhkan diri kita dari salah satu kasih karunia yang Tuhan kasih buat kita ini? Apakah selama ini ternyata kitalah yang menjadi penyebab perselisihan dan akar pahit yang timbul dalam komunitas kita? Prenz, bukannya saya bermaksud untuk menghakimi, tetapi kalo kita mau ngerendahin diri kita dan mengakui kesalahan kita sama Tuhan dan mau berjanji merubah sikap kita yang salah selama ini, maka ga pernah ada kata terlambat bagi Tuhan untuk kita memulai kembali sesuatu yang baik untuk komunitas kita. Berkomunitas itu tidaklah seberat yang kita bayangkan, seperti yang dikatakan dalam 1 Timotius 4:8, ibadah itu adalah lawan dari latihan jasmani, dimana dalam ibadah atau komunitas, kita dilatih untuk memmbentuk otot-otot karakter kita seperti nama komunitas kita yaitu GYM.</p>
<p>Sebagai akhir pembahasan artikel ini saya ingin mengajak kita semua untuk membaca <strong>Filipi 2:3</strong> dan berusaha semaksimal mungkin untuk kita melakukannya agar kita bisa menciptakan komunitas yang baik seperti yang Tuhan inginkan. Selamat menciptakan The Best GYM Community sehingga kita bisa lebih banyak lagi membawa jiwa2 untuk kemuliaan Tuhan..God bless us. ** (Willy Sukamto)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prepareonline.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prepareonline.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prepareonline.wordpress.com&amp;blog=3750637&amp;post=11&amp;subd=prepareonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prepareonline.wordpress.com/2009/01/27/esensi-dari-komunitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f7f6fd6333cefd3c28e075e080270e17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prepareonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
